
The present document contains the Youth Declaration adopted at the International Youth Conference on Youth Awareness of Climate Change held in Yogyakarta, Indonesia, on the 21st – 24th of February 2011.
Ketahahan Energi Sungguh suatu pengalaman berharga ketika penulis berkesempatan untuk diundang menjadi salah satu peserta Pertamina Youth Program Sulawesi, di Sulawesi Utara bersama rekan-rekan mahasiswa ..baca selengkapnya.
@Children and Youth Program, Teach Elementary, and scondary High School How to Write a Story
"Thank You" lontaran kata singkat dibalut senyuman manis tergores dari wajah cantik sang pramugari, mungucapakan salam perpisahan kepada penulis, setidaknya senyuman tersebut telah membalut dan menyegarkan suasana hati penulis yang telah lelah malakukan perjalanan dari Indonesia selama tiga hari, ditambah wajah Algojo dari para petugas keamanan di bandara O'Hare Chicago, yang seakan-akan akan ingin memenggal kepalaku, kulangkahkan kaki keluar dari pesawat....!.
This Is My TV Program, TV Program About News and Everything Information About My Lovely City, Makassar.


Mereka yang mempunyai kombinasi koleris-melankolis adalah orang yang teliti, cermat, analitis, cepat dan berani. Tipe ini mampu melakukan analisis secara mendalam (sifat melankolis) namun sangat cepat (sifat koleris) sehingga hasil pekerjaannya jauh lebih produktif daripada tipe melankolis murni, lebih cermat serta lebih memperhatikan detail dibandingkan dengan tipe koleris murni. Sifat melankolis yang terlalu kritis, perfeksionis dan lambat dalam bertindak diimbangi dengan optimisme dan sifat praktis seorang koleris. Dengan demikian, orang dengan tipe ini mampu bertindak cepat dan hati-hati serta luar biasa produktif.
Sifat pragmatis dari koleris yang tidak terlalu mempedulikan cara mencapai tujuan akan disempurnakan oleh sifat melankolis yang menghargai kualitas hasil pekerjaan dan kebenaran cara mencapainya.
Seseorang yang mempunyai tipe koleris-melankolis biasanya optimis mencapai tujuan, keras kepala, dan mudah marah. Kemampuan seorang koleris yang dapat mengambil keputusan secara cepat dan selalu berpikir bahwa dia selalu benar seperti halnya seorang melankolis murni akan menyebabkan orang ini cenderung ororiter, sombong, dan tidak merasa membutuhkan orang lain. Inilah kelemahan tipe koleris-melankolis ini.
Koleris-Sanguinis
Kombinasi tipe koleris dan sanguinis akan memunculkan sifat-sifat kepribadian ekstrover, yang cenderung menampilkan diri apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Hal ini berbeda dengan tipe koleris murni yang kadang-kadang bisa menyembunyikan penampilan ekstrovertnya di balik kuatnya keinginan untuk mencapai tujuan. Orang dengan tipe kombinasi kepribadian ini mempunyai antusiasme dan optimisme yang tinggi dalam bekerja dan tidak terlalu otorirer seperti halnya tipe koleris murni arau tipe kombinasi koleris-melankolis. Selain itu, mereka mampu menggunakan keunggulannya dalam bersosialisasi dengan orang lain untuk memotivasi dan memengaruhi mereka agar sejalan dengan tujuannya.
Orang ini mempunyai energi yang sangat besar untuk memulai jerjaan baru, serta dapat menindaklanjutinya secara konsisten dan tt seperti bawaan sifat kolerisnya. Dia juga mampu menggunakan kekuatannya untuk mengajak orang lain bekerja sama dengannya serta menyelesaikan konflik yang ada di antara mereka. Selain itu, orang ini punya jiwa kepemimpinan yang simpatik dan mampu berdebat dan bernegosiasi dengan baik serta—yang lebih penting lagi—mampu meyakinkan orang lain bahwa dia benar.
Kelemahan tipe ini adalah mudah marah dan suka memaksakan kehendak kepada orang lain. Kemampuan melihat kebenaran dan objektivitas suatu masalah atau perangai orang lain di sekitarnya tidak sebesar tipe melankolis atau kombinasi koleris-melankolis sehingga keputusan yang diambilnya masih dipengaruhi unsur subjektivitas. Si koleris-sanguinis ini mudah marah, namun juga cepat memaafkan dan melupakannya. Jika dikritik orang lain, dia cenderung akan berdalih dan tetap tidak mau mengakuinya.
Sanguinis-Koleris
Tipe kombinasi sanguinis-koleris adalah tipe orang yang paling terbuka dibandingkan kombinasi kepribadian lain. Dengan sifat dominan kepribadiannya yang terbuka, optimis, dan menyukai kenikmatan, orang dengan tipe ini mampu menjadi pemimpin hebat tanpa mengorbankan aspek produktifitasnya. Tipe kombinasi ini merupakan pribadi yang mempesona, kreatif, dan berani mengambil keputusan.
Orang tipe ini sangat mudah menjalin relasi dengan orang lain dan pandai mengambil manfaat dari hubungan baik tersebut. Orang ini kadang-kadang dipandang rendah atau underdog oleh orang lain karena mungkin banyak bicara dan melontarkan humor serta terlalu mudah bergaul dengan orang lain. Namun, di balik anggapan itulah sifat bawaan tipe koleris yang ada padanya justru menjadi dominan dan dia leluasa membalikkan keadaan untuk mencapai tujuan. Orang yang punya banyak ide kreatif ini juga punya energi besar untuk mewujudkan tujuan tersebut dibandingkan dengan orang tipe sanguinis murni.
Tidak adanya sisi intelektual dan hasrat bertindak dengan cara yang benar merupakan kelemahan tipe kombinasi ini. Sifat humoris sanguinisnya dapat melukai perasaan orang lain jika dikombinasi dengan sifat kolerisnya yang suka memandang rendah orang lain. Sifat tidak suka hal-hal detail membuatnya mudah tertekan karena selalu kekurangan waktu dan tugas yang semakin menumpuk dari waktu ke waktu.
Orang bertipe sanguinis-phlegmatis biasanya terbuka, optimis, mampu menjalin hubungan baik dengan orang lain, dan disukai. Sisi sanguinis membuat dia kreatif, antusias, ramah, dan dapat menginspirasi orang lain. Sementara itu, sisi phlegmatisnya membuat dia berhati-hati dan sensitif terhadap perasaan orang lain. Dia menghendaki hubungan harmonis dengan orang lain dan berniat menjaga hubungan itu sebaik mungkin.
Dalam tipe kombinasi kepribadian ini, sisi phlegmatis tetap dominan daripada sisi sanguinisnya. Orang ini ramah, mudah dan mampu bekerja sama dengan hampir semua orang. Dia mengutamakan keharmonisan hubungan dan menghindari konflik dengan orang lain. Walaupun mudah akrab dengan dengan orang lain, bukan berarti orang ini aktif dan berinisatif menjalin hubungan orang lain. Mereka tidak mengekspresikan kebutuhannya secara terbuka untuk bersosialisasi dengan orang lain seperti halnya orang tipe sanguinis murni. Namun, begitu orang ini mulai menjalin hubungan dengan orang lain, sisi sanguinisnya akan mengambil alih dan dia mudah akrab dan terbuka dengan orang tersebut.
Tipe ini sangat ingin menyenangkan orang lain, dan dia punya kemampuan untuk itu karena dia ramah dan punya selera humor yang bagus. Orang ini akan kecewa jika sering dikritik dan dicap negatif oleh orang lain. Jika demikian, yang dilakukannya bukanlah membalas perlakuan orang tersebut, namun menggandakan daya upayanya untuk menyenangkan orang tersebut agar opini mereka terhadapnya berubah.
Si Phlegmatis-Sanguinis ini menyukai kegiatan yang melibatkan banyak orang atau keramaian. Namun, yang dia sukai bukanlah terlibat di dalamnya, tapi hanya menjadi penonton atau pengamat, seperti menonton film, konser musik, dan sebagainya. Dia lebih suka berada dalam sebuah kelompok kecil daripada keramaian besar seperti yang disukai tipe sanguinis murni yang berpendapat "semakin ramai, semakin meriah, dan semakin baik".
Tipe ini cenderung mengorbankan kesenangannya sendiri derni menyenangkan orang lain atau menjaga keharmonisan hubungannya dengan orang lain. Jika sudah tidak bisa mengorbankan diri lebih banyak lagi, atau tertekan, yang dilakukannya adalah menyendiri, misalnya menonton televisi, bermain game komputer, makan, atau tidur, daripada mengungkapkan secara negatif perasaannya.
Salah satu kelemahan mendasar tipe phlegmatis-sanguinis adalah dalam hal produktivitas kerja. Orang ini cenderung puas jika sudah mencapai prestasi kerja yang sebenarnya jauh di bawah kemampuannya. Pencapaian seperti ini bisa jadi karena kurangnya perencanaan (ingat, tipe sanguinis tidak suka perencanaan jangka panjang) atau mungkin mereka menganggap tantangan yang lebih besar akan merepotkan di kemudian hari. Tipe phlegmatis-sanguinis ini akan tergoda untuk berhenti bekerja apabila hasil akhir pekerjaan tersebut diperkirakan tidak sebanding dengan tenaga yang bakal dikeluarkannya.
Phlegmatis-Melankolis
“Asyah namanya, gadis yang telah memberikanku dan mengajarkan perbedaan dua rasio hal yang berbeda antara arti Cinta, kasih sayang, kebahagiaan, nurani serta keabadian. Dan kepalsuan, kesusahan, maupun cara menahan emosi.
Asyah gadis yang sangat kucintai.”
CINTA PERBATASAN
“Untuk seorang wanita yang setia menungguku selama dua tahun”
Hari ini, tidak ada yang begitu istimewa bagiku. yang istimewa bagiku yaitu saat kuliah, berkumpul bersama teman-teman, makan jalan-kote, siaran di radio kampus CBC FM radio yang telah memberikan banyak makna buatku. Tanpa makna kulalui hari ini pikirku, semuanya tampak palsu. Walaupun hari ini libur nasional, kenaikan Isa al-Masih, yang mungkin buat sebagian teman-temanku merupakan hari kemerdekaan nasional, yah…tanpa kuliah, ceramah dosen, konflik fakultas dan hal membosankan lainnya. Sampai aku bertemu dengan seseorang disuatu ketika hari itu, semuanya berubah.
Nampak seberkas sinar membelaiku, sinar itu menari-nari, tidak kuhiraukan! sinar itu tampaknya tidak mau menyerah, dengan penuh emosi ia makin memperlihatkan keanggunannya membelai jiwaku merasuk kedalam retina mataku yang berat ini, maklum tadi malam saya begadang di Liga Film, banyak tugas yang belum kuselesaikan.
Akhirnya, aku menyerah, aku tak berdaya, aku bangun. Seperti cinta seorang Ibu yang membagunkan anaknya untuk kesekolah sebelum terlambat. Sinar pagi itu mengisaratkan padaku, masih banyak tugas dan kegiatan yang menunggu. Maklum, di Makassar aku jauh dari Ibu. Alam, lingkungan, sahabat, teman-teman mengambil sebagian peranan Ibu dirantauan ini.
KRING…KRINGGG KRING……KRINGGG Ternyata suara nada pesan dari telepon genggamku yang sudah jadul.
“We Bencong Kenapa tidak pergi nuambil itu surat untuk ditandatangani sama ketua Korps” Begitu tulisan pesan singkat tersebut dari Lilies, sekretaris kegiatan acara kami.
“Iyo deh cepat ja kesana” Balasku dengan sedikit malas.
“Tapi mauka dulu kerja sepanduk nach!!!!” Kataku, sebenarnya, ini hanya alasan untuk mengelak dan mengulur waktu dari tugas tersebut, maklum spanduk tersebut sudah selesai dikerjakan sama Iko, temanku yang sangat penurut.
“Io, tapi cepat koch kalau tidak nda jadi itu acarata’” Ngomel lilies kepada saya
Akhirnya, sesampai dikampus aku memutuskan untuk kembali ke Sekret Liga Film untuk isterahat kembali, maklum rasanya tidurku masih belum cukup, itu artinya aku harus membayar utang tidur, biar lebih sehat pikirku.
Maklum rasio kebahagiaan tidur dan begadangku akhir-akhir ini tidak seimbang. Ketika sampai di di depan pangkalan ojek Rektorat, Mataku seolah-oleh ditarik oleh sebuah magnet, dimana aku tampaknya akrab dengan objek tersebut. Yah objek tersebut tidak asing bagiku.
Yang kulihat adalah seorang mahasiswi Malaysia yang kuliah di Kedokteran Unhas, mengenakan baju kurung motif bunga-bunga warna-warni, gadis itu bernama Isah. Tampak akrab, dan pemandangan itu memaksaku untuk memutar kembali kenangan masa laluku dengan seoarang gadis malaysia, Asyah namanya, gadis yang telah memberikanku dan mengajarkan perbedaan dua rasio yang berbeda antara arti Cinta, kasih sayang,, nurani, Kebahagiaan serta keabadian. Dan kepalsuan, kesusahan, maupun cara menahan emosi.
Asyah gadis yang sangat kucintai.
Bersama Asyah kami bahagia, kami, dua orang anak manusia yang berbeda kewarganegaraan yang menjalin hubungan percintaan. Disana kami bertemu Disebuah pulau yang kedua sisinya berbatasan langsung sebelah utara Malaysia dan selatan Indonesia, pulau itu bernama Pulau Sebatik, Ambalat Aku yang bersuku asli Bugis-Makassar yang Ia selalu sebut dengan “Indonku”. Dan Ia Campuran Peranakan Bugis, Arab dan melaysia yang biasa aku panggil dia dengan “Melayuku” Sering bertemu dirumah Tantenya yang sering kami jadikan tempat kencan, rumah itu unik, bagian dapurnya negara bagian Malaysia dan Ruang tamunya Indonesia. Kenagan itu indah tapi coba kulupakan, meskipun susah, masih banyak tugasku lain yang perlu kuselesaikan aku tidak mau terganggu oleh bayangan dan kenangan Asyah saat ini.
Akhirnya aku sampai di sekret, setelah kelelahan berjalan, aku mengambil posisi berbaring di tempat tidur.
Dengan samar-samar bayangan Asyah mencoba masuk dalam pikiranku
“Abang Kemal, sungguhka abang mencintai Adinda” Tanya Aisyah
“Apalah Adinda Cakap Ni, Pastilah Abang cintai sama Adinda kalau tidak, manalh saya mau nikah dengan Adinda” Jawabku
“Okelah saya dah percaya sama Abang, berapa Kanak-kanak abang mahukan, tujuh ke’ tau sebelas ke’” Pinta Aisyah
“Aduh kamu nih ada-ada saja manalah Abang sanggup, oke dah sebelas, adinda jadi Gawangnya biar Abang sahaja Jadi Referinya” Kataku menggodanya.
Kami berdua nampak mesra malam pertama pernikahan kami.
“Adinda mahukan Kanak-kanak kita berkewarganegaraan apa Indon kah or Malaysia kah”
“Terserah Abanglah yang adillah Bang” dengan wajah ayu menggodaku
Aisyah memang cantik, secantik dan sealami Sitti Nurhalisa, jika banyak Artis Indonesia yang ingin menikahi Sitti Nurhalisa dan berambisi menjadikan hubungan Malaysia dan Indonesia lebih dekat.
Maka hari ini aku akan mempersatukan kedua anak manusia beda negara ini untuk bersatu melalui anak-anak kami. Dengan doa aku melakukan hal tersebut. Aku bahagia kami telah bersatu, juga menangis mengingat kami telah membuat Malaysia dan Indonesia bersatu.
Semoga saja hubungan kedua negara tersebut abadi. tidak terjadi persengketahan wilayah, seperti ketika pulau kami Pulau Sebatik, Ambalat menjadi persengketahan, dua tahu lalu. Air mataku terjatuh diatas darah keperawanan Aisyah bercampur baur, menyatu, bersatu.
Ketika belaian lembut tangan Aisyah mebelai kepalaku,samar-samar suara Azan membangunkan aku untuk salat Magrib.
Aku tersadar. bangun, masih dalam keadaan menangis. nuraniku terusik, merenungi keputusanku untuk meniggalakanya dan memutuskan kuliah di Makassar jurusan ilmu komunikasi.
Ternyata cinta abadi yang kami yakini ada pada kami terhalang oleh pembatas-pembatas yang ada kami dipisahkan oleh ruang dan waktu, dipisahkan oleh dua negara, selat Makassar, dan keinginan orang tuanya.
Kemarin Aku mendapat kabar dari Nur Faisah, sahabat dan sepupuh Asyah, melaui e-mail, Nur mengirimkan pesan,bahwa Aisyah telah menikah, dijodohkan oleh orangtuanya dengan salah seorang pengusaha perkebunan kelapa sawit, keturunan Bugis. dan pesan tersebut lengkap dengan foto dan video pernikahan.
Aku mengusap air mataku dan bergegas shalat Magrib mendokan yang terbaik buatnya. liburan panjang semester genap kali ini saya berencana pulang ke Ambalat, menemuinya dan mengucapkan “Selamat Berbahagia”
Mungkin perlu waktu lama untuk menerima semua kenyataan ini. Engkau mengajarkanku tentang arti iklas. Tapi aku rasanya belum mampu untuk itu. aku masih menagis saat ini. kau terasa begitu dekat, serasa kau disampingku, ditulang rusukku, menemaniku. Namun aku tak mengharap apa-apa lagi. tak mengharap apa-apa lagi…..
Ditulis Di Makassar, 1 Mei 2008
Pukul 23:lebih
Untuk tugas mata kuliah penulisan Kreatif